Tampilkan postingan dengan label Top Brand. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Top Brand. Tampilkan semua postingan

Rabu, 14 Desember 2011

Ini Dia, Koleksi Baju Terjangkau Karl Lagerfeld


Desainer Chanel, Karl Lagerfeld dilaporkan akan segera merilis koleksi busana terbarunya. Rencananya rangkaian busana terjangkau tersebut akan diluncurkan pada tahun 2012.

Seperti yang dikutip dari Daily Mail, koleksinya itu akan terdiri dari 100 busana wanita yang akan dipamerkan pada Couture Fashion Week di Paris pada 25 Januari 2012. Namun, pihak Karl telah menyebarkan satu buah foto dan video yang menampilkan beberapa koleksi terbarunya itu.

Dalam foto tersebut tampaknya desainer yang berusia 78 tahun itu, tidak ingin terlalu melenceng jauh dari gaya desain yang selama ini ia ciptakan. Palet warna monokrom dengan sedikit abu-abu pun menjadi pilihannya.

Material kulit yang berat diubah menjadi detail kerah pada leher (yang bisa dilepas pasang), kerah lebar pada jaket, hiasan pundak hingga sarung tangan tanpa jari. Di dalam foto tersebut, jaket tanpa lengan berwarna hitam dan putih itu dipadu dengan celana hitam dan atasan metalik yang feminin.

Rangkaian busana terjangkau Karl Lagerfeld ini mendapat inspirasi dari gaya rock 'n' roll namun tetap bisa dikenakan oleh siapa saja. Desainer asal Jerman itu juga membuat gaun dan blouse dari material mewah dan lembut seperti sutera. Selain itu, koleksi Karl ini juga terdiri dari busana harian, mulai dari jeans, rompi, kaus dengan hoodie, celana capri dan terusan backless.

Jika biasanya Karl menjual salah satu koleksi busana Chanel dengan harga 2500 bahkan sampai 20 ribu poundstreling, kini sang desainer benar-benar memangkas harga jualnya untuk koleksi terbaru ini. Rangkaian busana Karl dijual mulai dari harga 50 sampai 300 poundsterling atau sekitar Rp 700 ribuan hingga Rp 4,2 jutaan.

"Ini merupakan selera dan gaya saya sekarang, dan sebuah refleksi dari apa yang saya pikirkan mengenai sejumlah besar orang yang ingin berpakaian belakangan ini. Saya hanya ingin tidak ingin agar bajunya tidak terlalu mahal dan mungkin orang-orang akan menyukainya dan mau memakainya," ujar Karl.

Seluruh koleksi ini akan dijual di situs belanja online, Net-A-Porter dan di situs karllagerfeld.com pada 28 Februari 2011. Meskipun Karl akan meluncurkan koleksi awalnya secara online, ia juga telah memiliki rencana untuk membuka toko dan butik sementara untuk memasarkan koleksi terbarunya itu.

Links :
http://www.wolipop.com/read/2011/12/13/173528/1790301/233/ini-dia-koleksi-baju-terjangkau-karl-lagerfeld

Jimmy Choo Rilis Sarung Gelas Seharga Rp 1,5 Juta

Jimmy Choo kembali merilis koleksi aksesori terbarunya. Bukan tas atau sepatu, koleksinya itu adalah rangkaian sarung gelas yang dijual dengan harga US$ 165 atau sekitar Rp 1,5 jutaan.

Desainer sepatu asal Malaysia yang berbasis di London tersebut tampaknya ingin 'melindungi' jari para pelanggannya dari panas yang ada pada gelas kopi dengan cara yang 'stylish'. Oleh karena itu, ia menghadirkan rangkaian sarung gelas, yang terbuat dari bahan kulit ular dan buaya imitasi.

Rangkaian sarung gelas itu, tersedia dalam berbagai warna. Terdapat dua jenis sarung gelas yang dijual secara eksklusif di situs belanja online, Net-A-Porter, yaitu sarung gelas yang terbuat dari emboss motif kulit buaya berwarna coklat dan kulit ular berwarna hitam. Keduanya dijual dengan harga US$ 150 atau sekitar Rp 1,3 jutaan.

Sedangkan dalam situs resmi Jimmy Choo, rangkaian sarung gelas tersebut hadir dalam warna yang lebih cerah, yaitu pink dan oranye. Namun dijual dengan harga yang lebih mahal, yaitu US$ 165 atau sekitar Rp 1,5 juta.

Kesemua sarung gelas itu dilengkapi dengan plat emas Jimmy Choo, yang membuat tampilannya semakin mewah. Menurut situs Net-A-Porter, aksesori karya Jimmy Choo ini sangat cocok untuk dikenakan oleh wanita yang selalu ingin tampil penuh gaya. Tertarik?

Links :
http://www.wolipop.com/read/2011/12/13/140217/1789993/233/jimmy-choo-rilis-sarung-gelas-seharga-rp-15-juta

Senin, 07 November 2011

Kreasi Sepatu Valentino Rossi




Sepatu memang identik dengan seks dan cinta. Hal itu yang telah dirasakan para perempuan pesohor dunia sekaligus pencinta sepatu seperti Imelda Marcos, Carrie Bradshaw hingga Surie Cruise.


Menurut survei Women Wear Daily, Footwear News dan Saks Fifth Avenue, 35.000 perempuan memilih sepatu seksi dilengkapi bordir dan renda kulit keluaran Valentino. Sepatu kulit peep-toe pump Valentino berhasil mengalahkan 25 finalis merek sepatu favorit lainnya.

Lace Pump Valentino berharga US$ 695 ini nampak seksi begitu dipasangkan di kaki jenjang perempuan. Tumit stiletto tinggi seakan menambah panjang kaki wanita dan tampak terlihat seksi. Detail rumit dengan bahan unik dan berwarna hitam memancarkan daya tarik seks.

Sementara, tali halus dan bagian depan sepatu yang sengaja didesain terbuka mengungkapkan kulit halus wanita dengan jari-jari kaki yang telah dipedikur.

Minggu, 25 September 2011

Dolce & Gabbana Akhiri Eksistensi D&G

Bagi Anda para penggemar lini kedua Dolce & Gabbana yang bernama D&G, segera miliki koleksi terbarunya. Mengapa? Setelah Sabtu lalu peragaan D&G dilangsungkan di Milan (22/09/11), duo desainer Domenico Dolce & Stefano Gabbana memutuskan untuk menutup lini tersebut.

Hal ini berarti koleksi D&G Spring/Summer 2012 menjadi koleksi terakhirnya. Dalam pernyataan resminya, duo desainer mengatakan bahwa mereka ingin lebih fokus 'menambahkan kekuatan dan enerji ke dalam koleksi' lini pertamanya, yakni Dolce & Gabbana.

Dikutip dari Female First, salah satu faktor penyebab dihentikannya lini D&G juga keputusan duo desainer Domenico dan Stefano untuk mengembangkan teknologi situs online shop mereka, serta memberikan kesempatan yang lebih besar lagi bagi para pembeli untuk belanja secara online.

D&G sendiri merupakan koleksi busana yang kasual, flamboyan dan berjiwa muda. Berbeda dengan Dolce & Gabbana, lini ini memiliki koleksi jam tangan. Domenico mengatakan, "kami sangat tertarik dengan jalur penjualan (online), karena hal ini memberikan kesempatan bagi semua orang untuk bereksperimen dengan dunia Dolce & Gabbana. Kamu tidak harus tinggal di kota besar - kamu cukup punya komputer saja."

Partnernya, Stefano juga menambahkan, "kemewahan bukanlah konsep yang statis, namun terbentuk dan berubah dengan masyarakat. Sekarang ini orang yang tidak punya waktu mengunjungi butik kami bisa langsung belanja secara online." (Wolipop.com)

Selasa, 20 September 2011

Zara Rilis Toko Online


Belanja online kini tengah menjadi tren. Peluang ini lah yang memotivasi Zara untuk meluncurkan toko onlinenya. Ini tentu akan menjadi kabar baik bagi para pecinta brand asal spanyol yang terkenal dengan rancangannya yang super trendi.

Website www.zara.com, yang telah aktif sejak Rabu (7/9), menyediakan koleksi yang sama dengan yang tersedia di toko, dengan kisaran harga yang sama pula dan memberikan tambahan biaya sebesar 3,95 poundsterling untuk pelayanan pengantaran. Namun, jika konsumen ingin mengambil barang tersebut di toko Zara terdekat, maka tidak dikenakan biaya.

Toko online Zara belum tersedia secara global. Pemilik label Zara Inditex baru merilis Zara online di Inggris, Spanyol, Portugis, Prancis, Italia, dan Jerman. Lebih lanjut, peritel yang juga memiliki label Massimo Dutti dan Bershka telah berencana membuka Zara online di Amerika, Jepang, dan Korea Selatan pada 2011.(Shine/Phillyburbs)

Senin, 19 September 2011

Butik LV di Atas Air Resmi Dibuka di Marina Bay Sands

img
ist.

Brand Louis Vuitton membangun butik dengan kosep yang sangat unik, mengapung di atas air. Kini butik yang ada di kawasan Marina Bay Sands itu resmi dibuka Sabtu (17/9/2011).

Butik yang terdiri dari empat lantai itu mengapung dengan lantai dasar di bawah air. Untuk butiknya tersebut, LV mendapatkan tempat khusus di Marina Bay Sands yaitu di North Crystal Pavillion.

Sesuai namanya, butik indah itu terbuat dari kaca di sekelilingnya. Di saat berbelanja para sosialita serta fashionista juga bisa menikmati pemandangan kota Singapura yang indah.

Butik brand asal Prancis ini tentu saja menyediakan berbagai koleksi LV. Mulai dari pakaian ready to wear, tas hingga perhiasan ada di butik LV di Marina Bay Sands.

Bukan hanya busana dan akesori, di butik tersebut juga ada toko buku. Toko buku tersebut menawarkan berbagai koleksi buku desain dan seni.

LV sampai saat ini sudah memiliki 459 butik di 63 negara. Butik di Marina Bay Sands adalah butik ke-5 LV di Singapura. Butik tersebut didesain oleh arsitek asal Amerika Serikat, Peter Marino. Dia juga dikenal sebagai orang yang merancang pembangunan butik brand high end lainnya seperti Chanel, Dior dan Fendi.
(wolipop.com)

Sabtu, 02 Juli 2011

Dari Milan ke Asia

PARA model di pergelaran Prada di Beijing yang pertama kali digelar. Prada mulai ekspansi ke negara-negara Asia.

Bermula dari butik mungil di kota Milan, Prada menjelma sebagai kekuatan mode dunia. Kini, Prada berekspansi dengan membuka pabrik manufaktur di China.

Mario Prada mungkin tidak pernah mengira toko kecil yang didirikannya di pusat perbelanjaan Victor Emmanuel II di Milan pada 1913 akan menjadi salah satu fashion brand paling populer di dunia.Mario, dulu cukup puas dengan kesuksesannya menjual tas-tas elegan dan menjadi salah satu toko yang menyediakan produk mewah bagi keluarga kerajaan Italia.

Namun, di tangan generasi ketiga Prada, cucu Mario, Miuccia beserta suaminya, Patrizio Bertelli, Prada tidak sekadar brand Milan, melainkan menjadi rumah mode berskala internasional. Di akhir 70-an, saat kepemimpinan Prada beralih ke tangan Miuccia dan Bertelli yang menjabat sebagai CEO, Prada berevolusi.

Tidak hanya menawarkan koleksi tas dan aksesori kulit, melainkan juga busana, kacamata, serta parfum dan pada 1988, Prada melakukan debut di catwalk Milan. Langkah internasional Prada telah dimulai sejak 1986 dengan membuka butik di New York dan Madrid, kemudian menyusul butik-butik lain di London, Paris, sertaTokyo.

Miuccia pun tidak tinggal diam. Desain-desain Prada selalu berhasil memimpin tren di pekan mode dan untuk menjangkau pasar muda, Miuccia pun memperluas range koleksinya dengan menghadirkan Miu Miu yang lebih ekonomis. Pergerakan ekonomi Prada tidak hanya berpusat seputar ekspansi dan inovasi desain.

Brand yang telah berubah menjadi perusahaan mode di bawah nama Prada SpA tersebut pun secara aktif melakukan akuisisi untuk memperkuat posisinya di industri mode internasional. Pada 1990, Prada mengakuisisi Jil Sander dan Helmut Lang, kendati kemudian dijual kembali untuk mendapatkan dana segar.

Prada juga berpartner dengan konglomerasi mode LVMH untuk mendapatkan saham rumah mode Fendi, meskipun saham sebesar 25,5 persen tersebut kembali dijual kepada LVMH di 2001. Saat ini, Prada masih menjadi payung bagi brand sepatu Car Shoe dan Church’s.

Berkat sepak terjang di dunia mode yang cukup aktif dibantu strategi pemasaran dan manajemen perusahaan yang sehat, pada 2010 Prada sukses melipatgandakan keuntungannya hingga 150 persen menjadi 250,8 juta euro, dengan total penjualan sebesar 2,05 miliar euro atau meningkat 31 persen dari tahun lalu.

Tentu saja, sukses tersebut sebagian besar berkat pasar Asia yang telah menjadi pasar utama Prada selama beberapa tahun terakhir.Saat ini Prada memiliki 104 toko di Asia yang berkontribusi menaikkan penjualan sebanyak 63 persen. Sementara pasar Eropa dan Amerika Serikat,masing-masing berkontribusi sebesar 20 persen dan 29,5 persen.

“Pada 2010 grup memiliki performa industri dan distribusi yang sangat baik dan dengan adanya strategi baru yang kita luncurkan, hasil yang didapat sangat sepadan,” papar Bertelli.

“Kami telah menghabiskan beberapa tahun untuk focus pada pengembangan brand, terutama disisi ritel dan hasil yang kami dapat merefleksikan efektivitas strategi baru tersebut,” sambungnya.

Maka, tidak heran bila Prada terus memfokuskan kegiatan ekonominya di Asia. Di China sendiri, Prada baru saja mendaftarkan diri di Bursa Efek Hong Kong dan terus membuka jaringan took baru. Saat pasar saham dibuka pada Jumat lalu, Prada berhasil mengumpulkan dana sebesar USD2,15  miliar. Saat ini, 20 persen produk Prada dibuat di China, selain di Vietnam, Turki, dan Rumania.
(SINDO)