Tampilkan postingan dengan label Fashion. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Fashion. Tampilkan semua postingan

Jumat, 30 Agustus 2013

Clarins Store Opens in Hong Kong


Mandy Lieu makes an appearance at the opening of the Clarins store in the IFC building on August 28, 2013 in Hong Kong, Hong Kong.

Mandy Lieu makes an appearance at the opening of the Clarins store in the IFC building on August 28, 2013 in Hong Kong, Hong Kong.


Lynn Xiong (L) and Mandy Lieu make an appearance at the opening of the Clarins store in the IFC building on August 28, 2013 in Hong Kong, Hong Kong.


Source: Jessica Hromas/Getty Images AsiaPac



30 Days of Fashion and Beauty

Jerry Hall and Georgia May Jagger arrive at the 30 Days of Fashion and Beauty Launch Party at Town Hall on August 28, 2013 in Sydney, Australia.
Jerry Hall and Georgia May Jagger arrive at the 30 Days of Fashion and Beauty Launch Party at Town Hall on August 28, 2013 in Sydney, Australia.




Georgia May Jagger arrives at the 30 Days of Fashion and Beauty Launch Party at Town Hall on August 28, 2013 in Sydney, Australia.
Source: Brendon Thorne/Getty Images AsiaPac

The Fashion Place PANDORA Store

A general view of atmosphere as Ashley Wagner visits the Pandora store at Fashion Place on August 25, 2013 in Murray, Utah.
Source: Fred Hayes/Getty Images North America
Ashley Wagner at the Pandora store at Fashion Place on August 25, 2013 in Murray, Utah.
Ashley Wagner at the Pandora store at Fashion Place on August 25, 2013 in Murray, Utah.
Source: Fred Hayes/Getty Images North America



Sabtu, 30 Maret 2013

Rabu, 06 Juni 2012

Emporio Armani Autumn Winter 2012.13




Ad Campaign: Emporio Armani
Season: Fall Winter 2012.13
Models: Anna de Rijk, Tao Okamoto, Alfred Kovac, Paolo Anchisi
Photographer: Alasdair McLellan
Website: www.armani.com
New Emporio Armani Autumn Winter 2012.13 campaign is set in a futuristic Tokyo. Top models Anna de Rijk, Tao Okamoto, Alfred Kovac and Paolo Anchisi were shot by Alasdair McLellan.

Senin, 02 April 2012

Couple More Days Left To Get Versace Unicef Pug


Pug Dogs for Happy Kids by Luisa Via Roma & UNICEF
As you may already know one of a kind Versace pug dog we got a chance to adopt at Luisa Via Roma's Firenze4Ever back in January is up for a charity auction. The much talked about Pug Dogs for Happy Kids Auction is created in collaboration with LuisaViaRoma and 21 world renowned designers in support of UNICEF's project ARISE (Appropriate Resources for Improving Street Children's Environment). Auction for Versace pug is running 'till April 2nd. (Design Scenes)

Senin, 27 Februari 2012

Oscar Awards 2012: The Best and Worst Dresses

The Best Dressed

                                                     Gwyneth Paltrow in Tom Ford
                                                            Meryl Streep in Lanvin
                                                       Milla Jovovich in Elie Saab Couture


The Worst Dressed


                                          Sorry Angelina !!!  Angelina Jolie in Atelier Versace
                                           Sorry Sandra !Sandra Bullock in Marchesa

Photos By GRAZIA MAGAZINE
                                     


Sabtu, 11 Februari 2012

Full Moon by Dusan Jaukovic for Morfium Couture








Editorial: Full Moon |Morfium Couture|
Models: Dusica Savic, Milica Blagojevic |Women, Supreme, International Scouting Office|
Hair: Bojan Nastasic
Makeup: Bojana Vukovic
Stylist: Jelena Malesevic
Photographer: Dusan Jaukovic
Website: www.morfium.net
Full Moon is the latest Design Scene Exclusive coming from fashion photographer Dusan Jaukovic, featured in the story is the promising up and comer Milica Blagojevic clad in the garments from the showstopping Morfium Couture.


Minggu, 15 Januari 2012

Selalu Anggun dalam 'Pelukan' Alexander McQueen



Siapa yang tak kenal rumah Alexander McQueen? Lewat sentuhan tangan emas Sarah Burton rumaah mode itu cukup mendunia terlebih setelah merancang gaun pengantin cantik bagi Kate Middleton.

Tidak hanya The Duchees of Cambriage, banyak nama-nama besar lainnya mulai dari istri presiden, tokoh politik hingga selebriti dunia yang banyak menggunakan busana atau gaun keluaran rumah mode McQueen. Siapa saja?

Kate Middleton
Selain gaun pengantin yang dikenakan saat resepsi The Royal Wedding beberapa waktu lalu. Nampaknya, istri Pangeran William ini masih tergila-gila pada McQueen. Terbukti pada bebagai kesempatan Kate tetap setia dalam 'pelukannya'.
Terbukti saat menghadiri acara red carpet, The Duchees memukau publik dalam balutan gaun hitam strapless Sarah Burton for Alexander McQueen.

Michelle Obama
Ibu Negara yang tergolong paling fashionable ini mengenakan gaun merah berbahan silk organza rancangan Sarah Burton ketika menghadiri makan malam kenegaraan untuk Cina di Washington.
Meski tampil sangat memukau dalam balutan busana tersebut, namun keputusan Michelle memakainya menuai sejumlah kontroversi karena menggunakan rancangan desainer Inggris yang dianggap tidak nasionalis.
Namun istri Barrack Obama ini bertahan dengan prinsipnya untuk selalu menyukai apapun yang dikenakannya. "Pakailah apa yang kamu senangi. Itulah moto hidup saya, saya menyukai apa yang saya kenakan," katanya.

Gisele Bundcen
Selanjutnya ada Gisele, yang tampil sangat seksi dalam balutan gaun strapless dari Alexander McQueen. Supermodel termahal ini sangat pas mengenakan gaun merah floor length yang merupakan salah satu nomor koleksi terbaik McQueen.

Daphne Guinness
Mungkin tahun 2011 bisa disebut sebagai tahunnya Alexander McQueen. Betapa tidak, dalam setiap daftar kaleidoskop fashion akhir tahun, nama Alexander McQueen selalu muncul dan menuai banyak pujian.
Salah satunya yang dikenakan Daphne Guinness ketika menghadiri sebuah pameran di kota New York. Gaun indah yang merupakan hasil karya solo dari Sarah Burton tersebut terbuat dari bulu-bulu lilac cantik bernuansa lembut. [mor]

Links Source :
http://gayahidup.inilah.com/read/detail/1819071/selalu-anggun-dalam-pelukan-alexander-mcqueen

Selasa, 03 Januari 2012

Kanye West Pindah ke London Demi Jadi Desainer?



Walau sempat mendapat kritikan, namun hal itu tak menyurutkan semangat Kanye West dalam menekuni dunia mode. Ia bahkan dikabarkan pindah ke London demi fokus pada karir barunya sebagai desainer.


Menurut majalah The Sun, palantun 'Runway' itu menggelar pesta untuk brand fashionnya di London pada seminggu sebelum Natal. Pesta tersebut pun menimbulkan banyak spekulasi mengenai karir Kanye di ranah mode.

Seorang sumber mengatakan kepada tabloid Inggris, bahwa "Kanye untuk sementara ini menetap di London dan baru akan kembali ke Los Angeles pada Januari mendatang." Kanye dikabarkan sedang mendapat bimbingan dari para pekerja di Central Saint Martins College of Art and Design.

Selain itu, penyanyi yang digosipkan dekat dengan Kim Kardashian itu, sibuk mencari sebuah studio di London untuk persiapan peragaan koleksi busana musim semi miliknya di Paris. Kanye juga dilaporkan tengah mencari beberapa model yang dirasa pantas untuk memeragakan desainnya.

Koleksi busana milik Kanye West yang sempat tampil di ajang Paris Fashion Week tahun lalu, menuai banyak kritik dari para pemerhati mode dunia. Situs Wall Street Journal menulis bahwa koleksi Kanye itu tidak akan berhasil jika ia ingin memenangkan penghargaan sebagai musisi dengan koleksi desain terbaik. Sementara situs Telegraph, menyebutnya sebagai 'perusahaan busana yang hampa'.

Suzy Menkes dari New York Times juga ikut memberi tanggapan,"Koleksi busana seksi dan celana ketat yang dihiasi fur berwarna ginger sepertinya tidak mengilhami orang-orang di dunia mode. Mereka mengatakan agar West menyerah saja."

Source : wolipop.com 

Senin, 19 Desember 2011

Tampilkan Kemiskinan, Iklan Donna Karan Diprotes

Adriana Lima membintangi iklan terbaru desainer asal Amerika Serikat, Donna Karan. Baru saja dirilis, iklan tersebut menuai protes karena dianggap tidak pantas dan menjual kemiskinan.

Dalam iklan Donna Karan, Lima tampak berpose mengenakan baju berwarna cokelat. Di belakang gambar sang model, ada dua orang penduduk loka Haiti yang tampak miskin.

Sejumlah blogger dan pengguna internet, memprotes iklan tersebut. Mereka menganggap iklan tersebut terlalu kontras, antara kemiskinan dan brand high end.

Satu-satunya yang menggangguku adalah seorang supermodel memakai baju yang sangat mahal di negara yang menderita kemiskinan," tulis seseorang dengan nama thejadedentrepreneur, pada Huffington Post.

"Menggunakan kemiskinan sebagai properti untuk pemotretan busana mahal, sesuatu yang sangat tidak sensitif, sebuah sikap imperialis," tulis StrawHat.

Berbagai tudingan miring tersebut langsung ditanggapi Donna Karan. Wanita 63 tahun itu kecewa karena banyak orang salah paham dengan iklan untuk koleksi musim semi 2012 tersebut.

Karan menjelaskan, Haiti sudah lama menjadi inspirasinya dalam membuat karya. Oleh karena itulah ia menampilkan negara tersebut di kampanye terbarunya.

Kreater DKNY itu menambahkan, ia menampilkan Haiti untuk membuat orang sadar kalau negara tersebut butuh bantuan. Dia sendiri sudah lama melakukan kampanye untuk membantu negara itu melalui 'Hope Help & Rebuild Haiti'.

Links Source :
http://www.wolipop.com/read/2011/12/18/123634/1793816/233/tampilkan-kemiskinan-iklan-donna-karan-diprotes

Tas Belanja Branded Palsu Jadi Tren di China



Korea sempat dilanda tren mode yang unik, mengoleksi tas belanja dari rumah mode atau brand eksklusif. Sekarang tren tersebut menjadi buruan para pecinta fashion di China.

Menurut laporan dari China Daily, penjualan tas kertas yang biasa didapat untuk membungkus barang yang telah dibeli, mengalami peningkatan. Bukan tas kertas biasa, melainkan tas dengan logo dari rumah mode ternama, seperti Chanel dan Hermes.

Seperti yang dikutip dari fashionista, salah satu situs belanja di China, Taobao mengungkapkan bahwa kantong belanja dari merek Hermes, Chanel dan Burberry dijual mulai dari harga, 5 yuan hingga 40 yuan atau sekitar Rp 7.180 hingga Rp 57.444.

Banyaknya permintaan mengenai kantong belanja itu, dimanfaatkan oleh beberapa produsen tas 'branded' palsu. Selain menjual tas palsu, mereka pun ramai-ramai menciptakan serta menjual kantung belanja 'branded' yang juga palsu.

"Pada awalnya, klien saya kebanyakan adalah orang yang menjual tas palsu. Belakangan ini, kami secara bertahap memenangkan pembeli potensial. Kenyataanya, tas kertas palsu atau tidak tidak mengubah permintaan pelanggan. Kebanyakan orang hanya membeli logo. Jika Anda melihatnya dari dekat, Anda dengan mudah bisa menemukan bahwa material yang digunakan berbeda dengan tas kertas yang asli," ujar Wang Xuesheng, penjual kantung belanja.

Tapi yang menjadi pertanyaan, mengapa tas kertas dengan logo rumah mode menjadi buruan? Dan dikenakan untuk apa? Menurut salah satu wanita China, Yang Xiaoya, ia menggunakan kantung tersebut untuk membawa hadiah yang akan diberikan untuk temannya. Selain itu, kantung tersebut juga dipakai untu membawa barang keperluan sehari-hari layaknya tote bag.

Namun yang semakin menarik dan aneh, beberapa toko bahkan juga ikut memberikan bon belanja palsu dengan logo merek eksklusif. Hal ini sengaja dibuat agar para pelanggan mereka dapat merasakan pengalaman berbelanja produk desainer.

"Tas kertas dengan logo ternama jauh lebih baik daripada tas kertas biasa," ujar Xiaoya.

Walaupun harga kantung belanja itu cukup terjangkau, namun hal tersebut jelas menyalahi hukum hak cipta. Menurut Mo Daiqing, seorang senior analyst dari E-commerce Research Center, menjual tas kertas palsu adalah pelanggaran hak properti intelektual merek-merek terkenal. Perhatian utama Daiqing, "adalah bahwa kemasan dan kuitansi pembelian palsu yang dapat digunakan oleh beberapa agen pembelian untuk menipu pelanggan mereka."

Tren kantung belanja itu tidak hanya berlangsung di China. Sebelumnya, The Wall Street Journal melaporkan bahwa para fashionista Korea juga sempat membeli dan menjual tas kertas dengan harga mencapai US$ 30 atau sekitar Rp 255 ribuan

Links Source :
http://www.wolipop.com/read/2011/12/19/174129/1794915/248/tas-belanja-branded-palsu-jadi-tren-di-china

Minggu, 18 Desember 2011

Victoria's Secret Dituduh Pekerjakan Paksa Anak-anak

Brand lingerie Victoria's Secret mendapat tuduhan tidak menyenangkan. Majalah Bloomberg menulis, brand asal AS itu mempekerjakan anak-anak secara paksa untuk memetik kapas yang digunakan sebagai bahan lingerie.

Dalam tulisannya, majalah Bloomberg Market menulis soal mimpi buruk seorang anak berusia 13 tahun, Clarisse Kambire dan enam anak lainnya. Semua anak-anak itu bekerja di perkebunan kapas di Burkina Faso, Afrika Barat.

Perkebunan tersebut menjual hasil tanam mereka pada Victoria's Secret. Kawasan Burkina Faso dikenal sebagai tempat yang banyak menggunakan anak-anak sebagai buruh.

Pada Bloomberg, Clarisse berkisah bagaimana dia dipaksa bekerja di perkebunan tersebut. Pada tahun ini Clarisse menggali dengan tangan lebih dari 500 baris tanaman. Petani yang mempekerjakannya memilih menggunakan tenaga manusia (dalam hal ini anak-anak) karena dia tidak mampu membeli alat untuk membajak.

Setelah menanam, Clarisse juga harus membantu si petani memanen tanamannya. Jika dia bekerja lambat, si petani akan memukulnya dengan batang pohon.

Kapas yang dipanen oleh Clarisse dan anak-anak lainnya di Burkina Faso itu kemudian dikirim ke pabrik-pabrik di Srilanka dan India. Di dua negara itulah lingerie Victoria's Secret dibuat.

"Made with 20 percent organic fibers from Burkina Faso," begitu tulisan di label lingerie tersebut yang dijual Oktober lalu.

Juru bicara perusahaan Victoria's Secret langsung menanggapi tulisan dan tuduhan tersebut. Mereka kini tengah melakukan investigasi soal kasus mempekerjakan anak secara paksa ini.

"Kami serius menangani tuduhan ini. Mereka menggambarkan hal yang sebenarnya bertentangan dengan nilai perusahaan kami dan aturan perburuhan serta standar kami. Standar kami secara khusus menyebutkan melarang mempekerjakan anak-anak," ujar sang juru bicara.

Links :
http://www.wolipop.com/read/2011/12/16/144428/1792921/233/victorias-secret-dituduh-pekerjakan-paksa-anak-anak

Kamis, 15 Desember 2011

Pria Ini Jadi Model untuk Iklan Bra


Bagaimana jadinya jika seorang pria jadi model untuk produk bra? Hal itu dilakukan department store asal Belanda, Hema. Mereka memilih seorang pria untuk mengiklankan bra yang diklaim membuat payudara lebih besar.

Hema memilih model pria yang dikenal sebagai transgender, Andrej Pejic. Model asal Australia itu dipilih mengiklankan produk 'Mega Push-Up Bra'.

Department store tersebut mengklaim, bra terbaru mereka bisa membuat payudara tampak dua kali lebih besar. Mereka pun sengaja memilih Pejic untuk menjadi model untuk membuktikan klaim tersebut.

Pejic yang memang tidak memiliki payudara, jadi terlihat tampak berisi di bagian dada. Dia seperti memiliki payudara dengan ukuran cup B.

Dalam iklan Mega Puhs-up Bra, Pejic tidak berpose layaknya model pakaian dalam pada umumnya. Jika biasanya model lingerie berpose hanya memakai underwear dan bra, pria 20 tahun itu justru mengenakan pakaian yang menutupi tubuhnya.

Model berambut pirang itu terlihat memakai dress berwarna merah dengan model kerah v-neck. Ada juga pose yang menampilkan Pejic memakai atasan lengan panjang.

Juru bicara agensi yang menaungi Pejic di Sydney, Joseph Tenni mengatakan ide menggunakan model pria untuk produk bra sungguh revolusiner. "Aku tidak pernah melihat adanya model pria dalam iklan lingerie," ujarnya, seperti dikutip Daily Mail.

Iklan Hema yang menampilkan Pejic sebagai modelnya itu baru dirilis di Belanda. Tidak lama setelah dirilis, iklan tersebut tentu saja langsung menghebohkan dan banyak dikomentari. Bahkan iklan tersebut sempat menjadi trending topic Twitter di Belanda.

"Iklan Hema brilian. Andrej Pejic untuk iklan push-up bra?! Jika seorang pria terlihat bagus mengenakan bra, itu berarti produk tersebut bagus," tulis salah satu pengguna Twitter.

Links :
http://www.wolipop.com/read/2011/12/14/133248/1791011/233/pria-ini-jadi-model-untuk-iklan-bra

Kamis, 08 Desember 2011

Inilah Tren Mode Terburuk di 2011

Seorang editor media Shine, Kwala Mandel telah mengungkapkan beberapa tren mode yang dianggap buruk bagi fashionista, namun tetap saja menjadi tren di kalangan 'kerajaan' fesyen. Apa saja?

Diet dukan

Diet Dukan melonjak pada awal 2011. Diet cara itu dipakai oleh isteri Pangeran William, Kate Middleton, saat menikah. Diet itu dilakukan dengan mengonsumsi karbohidrat rendah, serta banyak protein tinggi.

Menurut ahli nutrisi Wendy Bazilian, diet jenis itu akan membuat tubuh kehilangan nutrisi yang diperlukan. Ia menyarankan diet yang mencakup karbohidrat sehat seperti biji-bijian, kacang-kacangan, dan kentang manis.

Celana harem

Celana harem, yang muncul tiga tahun lalu sempat merajai pada 2011. Bentuk celana harem yang seperti popok. Bahkan, celana itu juga dibenci kaum Adam
Meski dianggap buruk, tren tersebut telah mewarnai dunia mode, juga banyak peminatnya. Apa yang dianggap buruk bagi orang lain, belum tentu tidak baik dipakai oleh Anda.

Sepatu stileto

Sepatu berhak super tinggi juga sangat digilai para pesohor dunia. Lihat saja, dalam beberapa acara Victoria Beckham dan Kim Kardashian menggunakan sepatu stilletos berhak super.
Namun berhati-hatilah sepatu semacam itu akan membuat pemakainya merasakan nyeri punggung atau lebih buruk, tulang kaki patah.

Gaun super ketat

Gaun super ketat sangat digilai selebritas Hollywood, seperti Jennifer Anniston dan Katy Parry. Baju itu memang terlihat indah, tapi pengamat fashion mengatakan baju itu membuat pemakainya seperti sesak dan sulit bernapas.

Stoking tipis

Stoking tipis dikenalkan oleh Kate Middleton yang mengenakannya di berbagai cara. Namun pemehati fashion tidak setuju dengan penampilan Kate karena stoking tipis dianggap sudah ketinggalan zaman.

Aksesori berbulu

Aksesori seperti bando atau jepitan rambut dengan bulu di kepala dianggap lucu dan sempat menjadi hits. Bagi pengamat fesyen,orang dewasa seharusnya berpikir dua kali ketika mengenakan aksesosri seperti itu yang terlihat kekanak-kanakan.

Desain macan atau leopard

Baju dengan model seperti itu sedang hits bagi para fashionista. Baju yang juga dipakai oleh Miranda Kerr dalam salah satu acara itu memang terlihat bagus. namun, bagai pengamat fashion baju ini justru menghancurkan tampilan klasik dan chic bagi wanita.


Links :
http://gayahidup.inilah.com/read/detail/1805065/inilah-tren-mode-terburuk-di-2011

Senin, 05 Desember 2011

Sepatu 'Kucing' Charlotte Olympia Jadi Idola Seleb


Musim lalu, para selebriti ternama berlomba-lomba mengenakan sepatu dengan hak yang sangat tinggi karya Christian Louboutin. Kali ini mereka tampil memakai sepatu flat yang modelnya hampir sama.

Sepatu yang sedang menjadi idola adalah sepatu karya Charlotte Olympia. Bukan sepatu biasa, sepatu flat ini hadir dengan bordiran wajah kucing lengkap dengan telinga kecilnya. Untuk membuat tampilannya lebih mewah, sepatu ini juga dihiasi hak datar (0,5 mm) berwarna emas.

Sepatu yang diberi nama 'Kitty Flat' ini terbuat dari bahan velvet yang lembut. Tersedia dalam warna hitam, merah tua dan motif leopard, sepatu rancangan desainer Inggris ini dijual dengan harga 485 poundsterling atau sekitar Rp 6,9 jutaan.

Sepatu 'Kitty Flat' pertama kali dikenakan pembawa acara Inggris, Alexa Chung. Bahkan ia sempat mengenakan sepatu kucing ini di tiga kesempatan yang berbeda. Alexa memadukan 'Kitty Flat' dengan berbagai macam busana, mulai dari terusan mini berwarna merah, rok midi hingga celana hitam dengan cape.

Selain Alexa, Sarah Jessica Parker termasuk salah satu selebriti yang mengidolakan sepatu kucing itu. Ia memilih untuk berpenampilan santai dengan memasangkan 'Kitty Flat' bersama celana jeans longgar, sweater dan coat panjang.

Sedangkan Katy Perry memadukan sepatu kucing itu dengan terusan bergambar box telepon karya Moschino's Cheap & Chic dan coat. Charlotte Dellal, desainer di balik label Charlotte Olympia memadankan sepatunya dengan kemeja, sweater, celana pendek hitam serta stoking jala.

Menurut Dellal dalam situs Charlotte Olympia, sepatu ini bisa dikenakan untuk acara siang hingga malam hari. 'Kitty Flat' bisa dibeli di situs belanja online, net a porter atau situs resmi Charlotte Olympia.


Links :
http://www.wolipop.com/read/2011/12/05/151008/1782970/248/sepatu-kucing-charlotte-olympia-jadi-idola-seleb

Sabtu, 03 Desember 2011

Dilelang, Baju Amy Winehouse Laku Rp 615 Jutaan

Salah satu busana Amy Winehouse telah berhasil dilelang. Terusan yang dikenakan Amy di cover album 'Back to Black' itu dilelang dengan harga mencapai Rp 615 jutaan.

Terusan yang berbahan sifon itu berhasil dijual dengan harga 43.200 poundsterling atau sekitar Rp 615 jutaan kepada museum mode 'Museo de la Moda' yang berbasis di Santiago, Chile. Harga tersebut dianggap dua kali lebih besar daripada harga yang diperkirakan sebelumnya.

Terusan yang dibuat oleh desainer asal Thailand, Disaya Sorakraikitikul itu terjual dalam acara pelelangan yang bertajuk 'Passion For Fashion'. Acara pelelangan yang diadakan oleh 'Kerry Taylor Auctions' diadakan pada Kamis (29/11/11) lalu.

Ayah Amy Winehhouse, Mitch datang untuk menyaksikan busana putrinya terjual, berkata," Kami ingin memberikan uang ini untuk proyek-proyek yang membuat perubahan secara langsung. Ini adalah sumber kenyamanan luar biasa untuk mengetahui bahwa Amy akan bangga dengan hal ini dan setuju untuk melakukannya."

Sorakraikitikul berjanji untuk menyumbangkan keuntungan dari hasil lelangnya kepada 'Amy Winehouse Foundation', badan amal yang didirikan oleh ayah pelantun 'Rehab' itu untuk membantu anak muda yang sakit, miskin serta kecanduan obat-obatan terlarang.

"Kami berhutang besar kepada sang desainer, Disaya yang mau menyumbangkan hasil dari penjualannya itu," ujar Mitch lagi.

Victoria Beckham Menang British Fashion Awards