ISTRI Pangeran William Kate Middleton dan adiknya Pippa Middleton kini telah menduduki posisi sebagai orang-orang yang berpengaruh di dunia fesyen. Mereka bahkan menyingkirkan Lady Gaga dari urutan teratas peta fesyen internasional.
The Global Language Monitor (GLM) yang melacak berbagai media cetak dan elektronik memindai kata-kata dan frase "The Duchess Effect". Ternyata, kata itu paling banyak dicari oleh pembaca selama 2012. Pengaruh ini juga terlihat saat New York memulai Mercedes Benz Fashion Week dan pesta-pesta selebritas.
Kate Middleton dan Pippa telah membuat gebrakan saat menjadi pengantin dan pengiring pengantin. Otomatis banyak pengamat mode yang juga memberikan perhatian kepada keduanya. Selain cantik, mereka juga anggun dan mampu memilih busana mereka secara baik dan tetap gaya.
Kate bahkan dapat memengaruhi penjualan gaun atau sweater dalam kurun waktu 24 jam dari toko ritel atau acara-acara. Gayanya yang sangat feminim ternyata sangat digilai oleh perempuan di dunia. (Reuteurs / Metrotv)
Links :
http://www.metrotvnews.com/read/newssubcat/2012/02/10/81452/12/923/Kate-Middleton-Singkirkan-Lady-Gaga-dari-Peta-Fesyen
Tampilkan postingan dengan label Kate Middleton. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kate Middleton. Tampilkan semua postingan
Minggu, 12 Februari 2012
Selasa, 08 November 2011
Cincin Palsu Kate Middleton Terjual 200 Buah Tiap Minggu
Sejak mengumumkan pertunangannya dengan Pangeran William, cara berpakaian Kate Middleton menjadi perhatian banyak orang. Apapun yang dipakai Kate pun ditiru dan dijual di mana-mana. Salah satu benda milik Kate yang banyak ditiru adalah cincin pertunangannya dengan William.
Marks & Spencer menjadi retailer yang membuat replika cincin tunangan Kate dengan Pangeran William. Seperti dikutip dari Telegraph, cincin tersebut jadi aksesori terlaris yang dijual Marks & Spencer.
Sejak diluncurkan oleh M&S Maret lalu, cincin warisan Putri Diana terjual sebanyak 200 buah setiap minggunya. Dunia fashion berpendapat cincin produksi M&S itu memang memiliki kualitas yang sangat baik untuk sebuah barang tiruan. Cincin tiruan tersebut berlapis platinum dengan kilauan seperti berlian, memiliki desain yang berkelas, elegan, dan sangat mirip dengan aslinya.
Kate Crossey, Design Manager for Footwear and Accessories M&S mengatakan, sejak pernikahan mewah tersebut dilangsungkan, desain aksesori klasik yang memberikan kesan vintage memang menjadi sangat digemari.
Bukan hanya M&S saja yang meraup keuntungan dari barang tiruan Kate. Debenhams juga mengutarakan hal yang sama April lalu. Replika cincin Duchess of Cambrige menjadi aksesori yang sangat digemari dan laku keras di pasaran. Cincin aslinya bernilai jutaan poundsterling, namun bisa didapatkan tiruannya yang tidak kalah memukau dengan harga £13.50 atau sekitar Rp 200 ribu.(Wolipop)
Senin, 07 November 2011
Kate Middleton Paling Modis Versi Hapar's Bazzar
Penampilan Kate Middleton yang selalu menjadi sorotan publik bahkan tren setter membuat The Duchees mendapat predikat perempuan paling 'modis' versi sebuah majalah di Inggris.
Dikutip dari Daily Mail, majalah Harper's Bazaar Inggris kembali merilis edisi tahunan khusus orang-orang berbusana terbaik di Inggris untuk Desember.
Para penilai memuji kemampuan Kate mengenakan busana dengan desain rumit sekaliber Alexander McQueen hingga brand high street dengan elegansi yang sama-sama tinggi.
Meskipun sering dikritik sebagai wanita yang gaya berbusananya kuno; dengan gaya konservatif dan menggemari stocking, membuat dirinya semakin menjadi tren setter dan banyak penggemarnya.
Selain itu, banyak pihak yang meraup keuntungan besar setelah dihubungkan dengannya. Meskipun demikian, banyak juga pihak yang tidak menyenangi dirinya seperti desainer Vivienne Westwood.
Dari peringkat 1 hingga 10 wanita Inggris berbusana terbaik, Kate menduduki peringkat pertama, lalu diikuti Florence Welch, Andrea Riseborough, Kate Moss, Tilda Swinton, Keira Knightley, Stella McCartney, Phoebe Philo, Alexa Chung hingga Livia Firth.
Kate Middleton juga dinilai berjasa membuat gaya bersama lady-like kembali digemari, mengingat dirinya tidak terlalu paham akan fashion. Para panelis terdiri dari editor majalah, desainer Antonio Berardi, Roksanda Ilincic & desainer topi Philip Treacy
Dikutip dari Daily Mail, majalah Harper's Bazaar Inggris kembali merilis edisi tahunan khusus orang-orang berbusana terbaik di Inggris untuk Desember.
Para penilai memuji kemampuan Kate mengenakan busana dengan desain rumit sekaliber Alexander McQueen hingga brand high street dengan elegansi yang sama-sama tinggi.
Meskipun sering dikritik sebagai wanita yang gaya berbusananya kuno; dengan gaya konservatif dan menggemari stocking, membuat dirinya semakin menjadi tren setter dan banyak penggemarnya.
Selain itu, banyak pihak yang meraup keuntungan besar setelah dihubungkan dengannya. Meskipun demikian, banyak juga pihak yang tidak menyenangi dirinya seperti desainer Vivienne Westwood.
Dari peringkat 1 hingga 10 wanita Inggris berbusana terbaik, Kate menduduki peringkat pertama, lalu diikuti Florence Welch, Andrea Riseborough, Kate Moss, Tilda Swinton, Keira Knightley, Stella McCartney, Phoebe Philo, Alexa Chung hingga Livia Firth.
Kate Middleton juga dinilai berjasa membuat gaya bersama lady-like kembali digemari, mengingat dirinya tidak terlalu paham akan fashion. Para panelis terdiri dari editor majalah, desainer Antonio Berardi, Roksanda Ilincic & desainer topi Philip Treacy
Kamis, 03 November 2011
Kate Middleton: Wanita Inggris Berbusana Terbaik
Duchess of Cambridge, atau yang akrab dikenal dengan nama Kate Middleton merupakan sosok wanita yang paling berpengaruh di Inggris. Tak hanya menjadi istri dari Pangeran William, ia juga menjadi wanita berbusana terbaik di Inggris menurut sebuah majalah di Inggris.
Memiliki jutaan penggemar di seluruh dunia dan membuat hal-hal yang 'disentuhnya menjadi emas' adalah keahliannya. Banyak pihak yang meraup keuntungan besar setelah dirinya dihubungkan dengannya. Meskipun demikian, banyak juga pihak yang tidak menyenangi dirinya seperti desainer Vivienne Westwood.
Dilansir Daily Mail, majalah Harper's Bazaar Inggris kembali merilis edisi tahunan khusus orang-orang berbusana terbaik di Inggris untuk bulan Desember. Para penilai memuji kemampuan Kate mengenakan busana dengan desain rumit sekaliber Alexander McQueen hingga brand high street dengan elegansi yang sama-sama tinggi.
Meskipun sering dikritik sebagai wanita yang gaya berbusananya kuno; dengan gaya konservatif dan menggemari stocking, Kate hanya membiarkan kritik pedas berlalu dan tetap tersenyum.
Dari peringkat 1 hingga 10 wanita Inggris berbusana terbaik, Kate menduduki peringkat pertama, lalu diikuti Florence Welch, Andrea Riseborough, Kate Moss, Tilda Swinton, Keira Knightley, Stella McCartney, Phoebe Philo, Alexa Chung hingga Livia Firth.
Kate Middleton juga dinilai berjasa membuat gaya bersama lady-like kembali digemari, mengingat dirinya tidak terlalu paham akan fashion. Para panelis terdiri dari editor majalah, desainer Antonio Berardi, Roksanda Ilincic & desainer topi Philip Treacy.
Selasa, 20 September 2011
Kate Middleton Tak Pantas di Sebut Ikon Fesyen?
Gelar atau predikat ikon fesyen yang disandang Kate Middleton banyak dipertanyakan oleh pengamat fesyen di New York Fesyen Week. Pantaskah gelar itu?
Status Kate Middleton sebagai ikon fesyen dipertanyakan oleh sebagian New York fashion elite. Mereka menyebutkak bahwa, istri Pangeran William itu lebih pantas disebut sebagai pengikut tren.
Seperti dikutip Daily Mail, beberapa pengamat fesyen yang hadir dalam perhelatan akbar New York Fashion Week beberapa waktu lalu menyebutkan The Duchess Cambridge bukanlan trendsetter alias pencipta tren, melainkan hanya pengikut.
Hal ini dikatakan oleh Gregg Andrews, direktur fesyen di jaringan toko Nordstrom. Menurutnya, Kate memang stylish. Namun, kakak kandung Pippa Middleton ini bukanlah pencipta tren itu, ia hanya mengikutinya.
Sejak kemunculannya, fashion Duchess of Cambridge ini selalu menjadi perhatian banyak orang. Seperti saat engagement day Kate & Pangeran William, Kate mengenakan the blue Issa dress yang banyak dibuatkan replikanya dan hampir dikenakan banyak wanita di Inggris dan negara lainnya.
Pilihan pakaian Kate Middleton yang dipantau oleh beberapa fashion elite, menyatakan bahwa sejumlah pakaiannya diterbangkan langsung dari butik-butik ternama Inggris dan seluruh dunia.
Fashionista di Big Apple mengatakan tak seorang pun akan melihat Kate Middleton pernah mengenakan pakaian yang sama.
Salah satu fesyen guru di New York Fashion Week berpendapat di sebuah sumber, "Fashion atau style Kate Middleton menjadi terkenal di kalangan orang banyak karena dia adalah seorang anggota kerajaan. Jadi hal tersebut membuatnya menjadi perhatian publik,"
Bagaimanapun gaun pengantin Kate Middleton, yang dirancang oleh Sarah Burton untuk Alexander McQueen, akan menjadi gaya yang akan diikuti oleh banyak pengantin pada musim mendatang. [Inilah.com]
Status Kate Middleton sebagai ikon fesyen dipertanyakan oleh sebagian New York fashion elite. Mereka menyebutkak bahwa, istri Pangeran William itu lebih pantas disebut sebagai pengikut tren.
Seperti dikutip Daily Mail, beberapa pengamat fesyen yang hadir dalam perhelatan akbar New York Fashion Week beberapa waktu lalu menyebutkan The Duchess Cambridge bukanlan trendsetter alias pencipta tren, melainkan hanya pengikut.
Hal ini dikatakan oleh Gregg Andrews, direktur fesyen di jaringan toko Nordstrom. Menurutnya, Kate memang stylish. Namun, kakak kandung Pippa Middleton ini bukanlah pencipta tren itu, ia hanya mengikutinya.
Sejak kemunculannya, fashion Duchess of Cambridge ini selalu menjadi perhatian banyak orang. Seperti saat engagement day Kate & Pangeran William, Kate mengenakan the blue Issa dress yang banyak dibuatkan replikanya dan hampir dikenakan banyak wanita di Inggris dan negara lainnya.
Pilihan pakaian Kate Middleton yang dipantau oleh beberapa fashion elite, menyatakan bahwa sejumlah pakaiannya diterbangkan langsung dari butik-butik ternama Inggris dan seluruh dunia.
Fashionista di Big Apple mengatakan tak seorang pun akan melihat Kate Middleton pernah mengenakan pakaian yang sama.
Salah satu fesyen guru di New York Fashion Week berpendapat di sebuah sumber, "Fashion atau style Kate Middleton menjadi terkenal di kalangan orang banyak karena dia adalah seorang anggota kerajaan. Jadi hal tersebut membuatnya menjadi perhatian publik,"
Bagaimanapun gaun pengantin Kate Middleton, yang dirancang oleh Sarah Burton untuk Alexander McQueen, akan menjadi gaya yang akan diikuti oleh banyak pengantin pada musim mendatang. [Inilah.com]
Senin, 27 Juni 2011
Gaya Militer ala Kate Middleton
SEBAGAI Duchess of Cambridge, Kate Middleton harus melaksanakan peran militer. Kakak Pippa Middleton ini pun tak menanggalkan gelarnya sebagai ikon fesyen. Wanita 29 tahun itu tidak berseragam saat dia melakukan peran militer pertamanya.
Bersama Duke of Cambridge, yang berpangkat kolonel dalam Irish Guards, Kate menyerahkan medali bagi anggota resimen Angkatan Darat Inggris tersebut, Sabtu (25/6). Batalion pertama dari Irish Guards ini kembali pada April setelah bertugas selama enam bulan di Afghanistan.
Saat itu, Kate memakai coat model double-breasted warna biru navy yang berubah fungsi menjadi gaun sepanjang lutut. Hanya tanda pangkat kemiliteran dan dua baris kancing kuningan di bagian dada yang memberikan gaya ala militer.
Pada kerah kirinya terdapat bros berbentuk semanggi, yang merupakan emblem Irish Guards. Semanggi juga termasuk salah satu bunga yang dibuat untuk detail lace pada gaun pengantinnya beberapa waktu lalu. Demikian yang disitat dari Daiymail, Minggu (26/6/2011).
Penampilan wanita yang dipersunting Pangeran Wiliam pada 29 April lalu semakin lengkap dengan topi baret yang navy. Namun, topi itu dipercantik dengan sentuhan pita yang membuatnya tampak lebih elegan. Pada sentuhan akhir, Kate memilih sepatu sederhana, clutch warna biru dengan pinggiran emas, gelang, dan drop earrings.
Dengan penampilan militer perdananya, pengamat mode langsung mencari tahu siapa desainer atau brand di balik penampilannya. Tebakan mulai bermunculan, bahwa military coat yang dikenakan Kate keluaran Alexander McQueen, sepatu navy dari Prada, dan clutch rancangan Anya Hindmarch Marano.
Sebelum parade penyerahan medali yang berlangsung di Victoria Barracks di Windsor tersebut, Kate Middleton dan Pangeran William bertemu secara pribadi dengan keluarga dari tiga prajurit yang gugur. William akan menyerahkan medali Elizabeth Cross untuk gelar anumerta bagi ketiganya
(Sc :OkeZone)
Sabtu, 25 Juni 2011
Kate Middleton Tunjuk Penasihat Gaya Selfridges & Harvey Nichols
SEBAGAI Duchess of Cambridge paling gaya, Kate Middleton bisa menunjuk penasihat gaya pribadi untuk membantunya berdandan di berbagai kesempatan. Tapi tampaknya kakak Pippa Middleton itu lebih memilih meminta bantuan jasa penasihat gaya di department store London Selfridges dan Harvey Nichols.
Kondisi itu ditemukan saat Catherine yang tidak memiliki penata gaya pribadi hendak menyambangi Amerika Serikat (AS) dan Kanada. Tapi tampaknya wanita yang dinikahi Pangeran William pada 29 April lalu lebih senang berbelanja tanpa ditemani penasihat gaya yang akan membantunya membuat keputusan memilih busana.
Menurut laporan terbaru, Catherine telah berkonsultasi dengan pembeli di department store favoritnya di London, yang membantu memberi keputusan bagi penampilannya.
Grazia Daily mengungkapkan, wanita berusia 29 tahun itu telah menggunakan jasa penasihat gaya di Selfridges dan Harvey Nichols untuk membantu memilih pakaian untuk perjalanan pertamanya ke luar negeri sebagai istri Royal of Cambridge. Demikian yang dinukil dari Dailymail, Jumat (24/6/2011).
Bukan sembarang orang, Catherine telah berkonsultasi dengan orang yang sama oleh suaminya, Pangeran William, dan adiknya Pangeran Harry, untuk berbelanja keperluan Natal.
Tapi keputusan Katherine untuk membeli pakaian di pengecer high-end menunjukkan bahwa dia mungkin menjauh dari label high street, seperti Reiss, Whistles dan LK Bennett, yang mendukung rancangan desainer.
Sementara penasihat gaya toko bisa memberikan nasihat ketika berhubungan dengan pilihan gaya, mereka tentu bukanlah penata bonafid.
"Pembelanja pribadi akan membantu Anda untuk memilih pakaian di bawah arahan Anda, penata rambut akan lebih kreatif dan akan langsung membantu gaya Anda," papar sumber dalam Grazia Daily.
"Ini merupakan hal yang menarik dari seorang Kate Middleton. Karena seberapa percaya diri dia untuk dapat menampilkan gaya dirinya sendiri. Keyakinan yang sangat beralasan, jika pilihan busana baru-baru ini adalah sesuatu yang selalu diikuti banyak orang," sambungnya.
Sejak pernikahannya, penampilan Catherine tentu semakin disorot, dan pilihan busananya telah diterima dengan baik oleh masyarakat luas.
Sc : OkeZone
Langganan:
Postingan (Atom)






