Tampilkan postingan dengan label Asyifa Latief. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Asyifa Latief. Tampilkan semua postingan

Senin, 23 Mei 2011

Asyifa Latief : Selisih Kecil di Karantina Itu Biasa

BIAR satu gender, tak berarti masa karantina tak dibumbui dengan friksi-friksi kecil. Semuanya tentu bersifat normal selama bisa menyiasatinya. Asyifa Latief punya triknya.

Jika berada di suatu arena baru dan orang-orang yang baru dikenal tentu membuahkan rasa berbeda. Meski kelihatannya “akur”, friksi tak ditampik sesekali muncul. Maklumlah, kelelahan karena kepadatan rutinitas memang kerap menyulut emosi. Hal itulah yang kemudian mencuatkan persinggungan dengan sesama peserta karantina.

Asyifa Latief, Miss Indonesia 2010 pun merasakan betul suasana itu. Setahun yang lalu, selama kurang lebih 20 hari Asyifa menjalani masa karantina bersama 32 kontestan lainnya. Namun, meski sehari-hari berada di tempat yang sama dan memelajari materi secara bersamaan, tak berarti mereka terbebas dari perbedaan. Terbukti, friksi-friksi kecil pun muncul sebagai pemanis dalam relasi yang mereka bangun dengan harmonis sehari-hari.

“Mungkin persinggungannya memang tidak sampai berkelahi. Paling kalau kami sedang dilanda kelelahan karena aktivitas karantina, suasana tegang pun kerap melanda,” kenang Syifa pada okezone yang menemuinya di sela-sela syuting untuk HIghEnd TV di Boulevard Restaurant, Hotel Nikko, Jakarta, baru-baru ini.

Ya, deraan kelelahan yang menyelimuti tubuh memang kerap membuat “mood” tidak stabil dan membuat emosi memanas. Alhasil, perseteruan pun tak bisa dihindari. Dara cantik kelahiran Bandung, 22 September 1988 ini pun tak menampik hal tersebut.
“Hal tersebut mungkin tidak bisa dihindari, tapi sangat bisa untuk diantisipasi. Apalagi kami semua kan wanita,” ujarnya.

Lantas, apa solusi yang ditempuh Syifa dalam menyiasati hal tersebut?

“Lebih menghemat komunikasi saja. Jadi, kalau aktivitasnya padat atau sedang gladi resik bertubi-tubi, saya lebih banyak diam. Jadi, emosinya tidak menular,” tutupnya.


Sc : OkeZone

Jumat, 20 Mei 2011

"Karantina Miss Indonesia Bikin Pengalaman Saya Berwarna"

DI balik kompetitifnya persaingan dan juga minim fasilitas yang dialami kontestan Miss Indonesia, ternyata ada kekayaan pengalaman yang diserap di dalamnya. Apa saja?

Selalu ada hikmah dan pelajaran yang didapat ketika kita memasuki sebuah dunia baru. Akan ada ragam pengalaman dan kekayaan pengetahuan yang siap memperbaharui pikiran Anda jika masa tersebut terlewati.

Mungkin manfaatnya tidak akan dirasakan langsung saat ini, tapi beberapa waktu ke depan. Pengalaman tersebut pun kelak akan disyukuri karena mempermudah Anda dalam melewati sebuah hal.

Dan, pengalaman itu dirasakan betul oleh Asyifa Latief. Miss Indonesia 2010 ini merasa sangat beruntung bisa melewatkan masa karantina yang cukup berat hingga akhirnya berhasil menyabet gelar bergengsi sebagai pemenang utama.

"Saya merasa sangat senang sekali bisa mendapatkan kesempatan ini. Tidak semua orang bisa mendapatkan momen tersebut dan juga merasakan label yang saya miliki sekarang. Apalagi, pengalaman ini akan saya bawa seumur hidup. Tentu akan sangat berwarna sekali," kata Syifa kepada okezone saat ditemui di Mercantile Club, World Trade Center, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Lebih lanjut, dara berdagu indah ini mengungkapkan, masa karantina yang dilaluinya memang tidak mudah. Banyak kerikil yang kerap menghadang. Meski begitu, dia bertekad tidak ingin dikalahkan. Justru dari sana dia menyerap banyak hal yang sangat dirasakan manfaatnya hingga saat ini.

"Saya selalu berusaha menyerap pembekalan apapun yang diberikan. Dulu saat saya masuk, saya tidak tahu apa-apa. Dengan adanya pembekalan dan berbagai ilmu yang diberikan, pengetahuan saya jadi bertambah dan pengalaman saya kian berwarna. Saat itu, saya mungkin belum menyadari dengan semua manfaat dari pembekalan tersebut. Sekarang ini, saya baru merasakan bahwa pembekalan seperti public speaking, manner dan sebagainya sangat bermanfaat bagi dunia yang saya geluti sekarang," tutupnya.

Sc : Okezone